Polio dan Vaksin Salk


Polio dan Vaksin Salk

    Artikel ini akan membahas tentang Jonas Salk, penemu vaksin poliomyelitis. Vaksin poliomyelitis dapat digunakan untuk mencegah penyakit polio. Penyakit ini akan menyerang susunan saraf pusat dimana pasien akan mengalami kelemahan otot. Gejala lemah otot ini juga akan disertai dengan rasa pusing, meningitis dan sering juga menyebabkan komplikasi pada sistem pernafasan. Salah satu gejala klinik yang paling ditakuti dari penyakit polio ini adalah komplikasi paru polio. Otot-otot sistem pernafasan tidak dapat bekerja dengan baik dan penderita akan menjadi sesak nafas.

    Polio adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di dunia pada awal abad ke-20. Gejala-gejala kliniknya yang cukup parah dan disertai dengan penyebarannya yang mudah menyebabkan keadaan endemik polio sebagai suatu hal yang sangat ditakuti oleh negara-negara di Dunia. Mulai tahun 1910 hingga tahun 1950an, jumlah pasien yang terkena poliomyelitis meningkat secara drastis. Lebih dari 10% bayi yang lahir dalam periode ini lahir dengan terinfeksi oleh virus polio. Semua hal ini berhenti setelah ditemukannya vaksin polio oleh Jonas Salk.

    Jonas Salk adalah seorang ahli virologis dan peneliti pada University of Pitthsburgh, negara bagian Pensylvania, Amerika Serikat. Pada tahun 1948 ia memulai proyek vaksin untuk penyakit polio. Setelah bekerja selama 7 tahun, akhirnya ia menemukan vaksin polio yang berasal dari virus yang dilemahkan dan pada tahun 1955 vaksin itu diuji coba pada 1.800.000 anak-anak di Amerika Serikat. Kesuksesan Salk membuat namanya diabadikan menjadi vaksin pertama untuk polio, sehingga sekarang kita mengetahui bahwa vaksin polio disebut dengan “vaksin salk”.

    Salah satu hal yang menarik dari diri Salk adalah kesederhanaanya. Vaksin salk yang luar biasa sukses dalam mencegah timbulnya penyakit polio pada jutaan bayi yang lahir pada tahun 1950an sampai 2000an sebetulnya dapat dipatenkan dan dapat menciptakan banyak sekali uang bagi Salk. Namun, Salk ketika ditanya oleh wartawan mengenai alasannya tidak mematenkan vaksin polio hanya menjawab “Apakah kamu dapat mematenkan matahari?”. Salk membuktikan bahwa mereka yang sederhana, tidak haus akan kekuasaan dan uang adalah mereka yang dapat mengubah hari esok menjadi lebih baik daripada hari ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s